X ATU 2-KOMODITAS TERNAK UNGGAS
Komoditas ternak unggas merupakan fokus utama dalam program keahlian Agribisnis Ternak Unggas (ATU) di SMK Negeri 1 Kedawung Sragen. Komoditas ini memiliki peran penting sebagai sumber protein hewani yang mudah diakses dan berprospek pasar yang baik, terutama daging dan telur.
Uraian Pembahasan Komoditas Ternak Unggas
Komoditas ternak unggas mencakup berbagai jenis burung yang diternakkan untuk menghasilkan produk seperti daging, telur, dan bahkan bulu. Dalam konteks SMK N 1 Kedawung, fokus utamanya adalah pada unggas komersial yang meliputi:
1. Unggas Pedaging (Broiler)
Ternak ini dipelihara untuk menghasilkan daging dalam waktu relatif singkat.
Produk Utama: Daging ayam ras pedaging (broiler).
Karakteristik: Memiliki laju pertumbuhan yang sangat cepat, efisiensi pakan yang tinggi (Feed Conversion Ratio/FCR yang baik), dan usia panen yang pendek (sekitar 4-6 minggu).
Aspek Agribisnis: Meliputi manajemen pemeliharaan, penyediaan pakan, pengendalian penyakit, hingga pemasaran daging ayam.
Peluang Pasar: Permintaan daging ayam yang tinggi dan stabil di pasar domestik, seringkali mengalami surplus produksi nasional.
2. Unggas Petelur (Layer)
Ternak ini dipelihara untuk menghasilkan telur.
Produk Utama: Telur ayam ras petelur.
Karakteristik: Memiliki kemampuan berproduksi telur yang sangat tinggi (mencapai 250–280 butir per tahun untuk strain unggul) dan kedewasaan kelamin yang cepat.
Aspek Agribisnis: Mencakup manajemen kandang, formulasi pakan, pencatatan produksi telur, dan penanganan pascapanen telur.
Peluang Pasar: Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang paling terjangkau dan banyak dikonsumsi masyarakat.
3. Unggas Pembibitan (Parent Stock/PS)
Unggas ini menghasilkan telur tetas untuk diproses menjadi anak ayam umur sehari (Day Old Chick/DOC), yang kemudian akan menjadi bibit untuk unggas pedaging atau petelur komersial.
Produk Utama: DOC (bibit).
Karakteristik: Memerlukan manajemen pemeliharaan dan kesehatan yang sangat ketat.
Aspek Agribisnis: Fokus pada breeding (pembibitan), penetasan telur, dan pengiriman DOC.
Contoh Nyata di Lingkungan SMK Negeri 1 Kedawung Sragen (Jurusan Agribisnis Ternak Unggas)
Jurusan Agribisnis Ternak Unggas (ATU) di SMK Negeri 1 Kedawung dirancang untuk memberikan keahlian teknis budidaya dan pengelolaan usaha ternak unggas secara profesional.
🐔 Unit Produksi/Unit Bisnis Sekolah (UP/UBS)
SMK biasanya mengembangkan Unit Bisnis di bidang ATU sebagai wadah praktik langsung dan pembelajaran kewirausahaan. Komoditas ternak unggas yang ditangani di sini bisa menjadi produk unggulan sekolah.
Budidaya Ayam Pedaging: Siswa praktik mulai dari penerimaan DOC, manajemen pakan dan minum, pengaturan suhu dan ventilasi kandang (brooding), hingga proses panen dan penjualan ayam siap potong.
Budidaya Ayam Petelur: Siswa mengelola pemeliharaan ayam petelur, mencatat produksi harian, melakukan grading telur, dan memasarkan telur ke lingkungan sekolah atau masyarakat sekitar.
Produksi Pakan Mandiri: Pelajaran mengenai Agribisnis Pakan Ternak Unggas (seperti yang dipelajari di beberapa SMK ATU) memungkinkan siswa untuk meramu dan memproduksi pakan sendiri, bahkan mungkin menghasilkan produk seperti UMB (Urea Mollases Block) atau pakan herbal (seperti yang disebutkan pada profil SMK ATU lainnya) yang dapat digunakan untuk ternak atau dijual.
Kewirausahaan: Siswa dilatih untuk mengelola usaha ternak, menghitung Break Even Point (BEP), menganalisis biaya dan keuntungan, sehingga lulusan diharapkan siap kerja atau mampu berwirausaha mandiri di bidang peternakan.
🤝 Kerja Sama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (IDUKA)
SMK Negeri 1 Kedawung menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan, peternakan, atau RPA (Rumah Potong Ayam) di bidang unggas.
Praktek Kerja Lapangan (PKL): Siswa ATU melaksanakan PKL di peternakan komersial besar (misalnya peternakan ayam ras pedaging atau petelur) untuk mendapatkan pengalaman nyata dalam skala industri, mencakup biosekuriti, pemberian pakan otomatis, dan manajemen kesehatan ternak.
Kunjungan Industri: Melihat langsung proses bisnis pada perusahaan pembibitan (DOC) atau perusahaan pengolahan hasil ternak.
Komentar
Posting Komentar